December 8, 2022

Pasien Narkoba Dapat Di Rehabilitasi Dengan Metode Rawat Jalan

Pasien pengguna narkoba dapat melakukan rehabilitasi pada pusat rehabilitasi. Salah satunya adalah  terapi di Ashefa griya pusaka yang sangat bagus dalam penanganan. Apalagi dalam menangani pasien penderita narkoba terdapat tenaga kesehatan profesional. Dengan adanya program rehabilitasi, dapat memperbaiki perilaku pasien agar mampu bersosialisasi di tengah masyarakat.

Pasien Narkoba Wajib Rehabilitasi 

Pada pasal 54 UU nomor 35 tahun 2009 yang berisi mengenai narkotika. Pecandu serta korban penyalahgunaan narkoba wajib melakukan metode rehabilitasi secara sosial maupun medis. Di lansir dari halaman Tribunnews cara ini, dapat ditempuh dengan dua metode, yaitu rawat jalan dan rawat inap.

Apabila menginginkan rawat jalan, maka pasien dapat menetap di rumahnya. Lantas apakah perbedaan mengenai dua metode rehabilitasi tersebut menurut badan narkotika Nasional?

Terapi Rawat Jalan

Bagi pasien pecandu narkoba dapat melakukan masa untuk terapi kesembuhan selama tiga bulan. Dalam tahapan ini pasien akan melewati beberapa tahapan, yaitu:

  • Tes urine.
  • Menjalani asesmen.
  • Akan diobservasi 
  • Tahap konselor atau berbagi cerita.

Dalam rawat jalan terdapat beberapa proses untuk mampu mengenal penyakit serta dapat belajar emosi dan tidak memaksa aturan terlalu ketat kepada penderita.

Terapi Rawat Inap

Sedangkan untuk terapi bagi pecandu narkoba yang menginginkan rawat inap. Maka membutuhkan pengobatan, yaitu dengan jangka waktu 6 bulan. Dalam tahapan ini pasien akan diawasi oleh tenaga medis secara intens. Agar pasien tersebut segera sembuh dan mampu bersosialisasi kepada masyarakat.

Dunia teknologi yang semakin canggih membuat para generasi muda mampu mengakses berbagai jenis informasi. Terkadang pula terdapat informasi yang mengarah ke lingkungan negatif. Salah satunya adalah mengkonsumsi obat-obatan terlarang. 

Berawal dari mencoba dan akhirnya menjadi ketagihan. Inilah yang membuat rusaknya para generasi muda. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam menjalani hidup di dunia yang serba gemerlap.

Lantas bagaimana para pecandu narkoba yang terjebak dalam dunia obat-obatan terlarang? Mampukah sembuh dan dapat bersosialisasi?

Pasien pecandu narkoba yang terjerumus ke dunia obat-obatan terlarang harus menjalani terapi rehabilitasi. 

Selain itu, dukungan dari keluarga sangat penting bagi para pecandu narkoba. 

Dengan demikian, para pecandu akan sembuh dengan cepat dan mampu bersosialisasi di masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *