July 31, 2021

7 TIPS BERKENDARA DI MUSIM HUJAN

Kita tidak mengetahui cuaca dengan cara tepat saat kita akan lakukan perjalanan. Saat hujan mengguyuri jalanan, banyak risiko buruk yang dapat terjadi oleh beberapa sopir bila tidak waspada. Karena saat hujan, umumnya di barengi dengan lampu mati, jalanan becek, macet dan banjir. Bila kita tidak dapat mengakali keadaan jalanan maka dapat mengundang kecelakaan. Panduan berikut bisa dijalankan agar anda dapat melaju dengan tenang di tengah-tengah jalanan yang tersiram hujan deras.

1. Menghadapi hujan lebih bagus hidupkan lampu kecil. Jika kurang percaya jika pengendara ada di belakang tidak bisa menangkap cahaya karena curahnya cukup lebat, gunakan saja lampu utama. Atau pakai lampu kabut (fog lamp).

2. Cermati penghapus kaca (wiper) anda, yakinkan karet dan semua sesuatunya berperan secara baik.

3. Perhatikan ke-4 kembang ban. Apa lagi yang memakai radial. Resikonya jika terjang kubangan air dengan kecepatan tinggi, roda tidak menapak pada permukaan jalan alias melayang-layang. Tindakan terbaik awalnya turunkan kecepatan dan turunkan gigi persneling. Jika memang perlu yang terendah. Yakinkan roda depan telah lurus. Tahan kemudi, menjaga perputaran mesin dengan stabil. Pedal gas tidak boleh diangkat karena jika tinggi air melewati pipa gas buang, air akan masuk ke knalpot.

4. Bila terjerat banjir, pijak pedal rem sesekali bila jarak dengan kendaraan ada di belakang cukup jauh untuk memastikannya bekerja prima. Karena rem tromol yang kesiram kadang membuat rem pada tromol jadi blong.

5. Perlakukan pedal gas, rem dan kopling secara lembut. Tidak boleh tekan pedal kopling kelamaan karena mobil akan melaju cepat. Jika kopling langsung dilepaskan akan memunculkan tanda-tanda selip karena roda mendapat traksi secara tiba-tiba.

6. Peganglah kemudi secara halus dan pemutarannya diurut dengan teratur. Status tangan saat mobil lurus ada di jarum jam 3 dan 9. Bila ingin membelok ke kiri, tidak boleh sesekali telapak tangan kanan memegang sisi dalam kemudi dengan status siap menarik. Bahanya bila mobil selip, reaksi kemudi jadi lamban.

7. Ikuti jejeran kendaraan di muka. Jika ingin berpindah lajur, minimum 25 mtr. awalnya hidupkan lampu sein sekalian memperhatikan kendaraan dari belakang spion dalam atau luar tidak lebih dari 5 detik. Saat menikung pada jarak 50 mtr. sudah kurangi kecepatan diimbangi pasang sein dan sekalian turunkan persneling satu demi satu untuk membantu peranan pengereman. Saat sebelum berbelok, lihat kendaraan yang ada di belakang dan di muka.

demikian 7 tips mengemudi saat hujan, semoga kita selalu dihindarkan dari bahaya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *